Kamis, 03 Mei 2012

Soal Surat- surat Korespondensi Bahasa Indonesia


1.      PT Bukit Makmur Mandiri Utama yang beralamat di jalan Mangkubumi km 10 Yogyakarta, Telp (0274)448513 mengirimkan surat kepada Bank BNI mengenai pemesanan secara kredit atas barang berupa 15 unit mesin diesel merk Quik tipe F300 dan 20 unit mesin pompa air merk Hunson tipe FX100 oleh CV Mankmur Abadi. PT Bukit Makmur Mandiri Utama meminta surat referensi mengenai keberadaan dan keadaan CV Makmur Abadi tersebut melalui Bank BNI. Ia meminta keterangan yang lengkap dan sesuai dengan kondisi yang nyata. Buatlah surat tersebut dengan bentuk full block dengan no surat 123/PR/III/12.

2.      Bank BNI yang beralamat di jln Mataram km 15 Yogyakarta mengirimkan surat kepada PT Bukit Makmur Mandiri Utama yang beralamat di jalan Mangkubumi km 10 Yogyakarta, Telp (0274)448513 mengenai permintaan referensi  atas barang berupa 15 unit mesin diesel merk Quik tipe F300 dan 20 unit mesin pompa air merk Hunson tipe FX100 yang dipesan oleh CV Mankmur Abadi. Di situ Bank Bni menjelaskan telah menjalin hubungan kerjasama selama 10 tahun dan tidak pernah terjadi masalah selama menjalin kerjasama tersebut. CV Makmur Abadi belum pernah mengalami keterlambatan pembayaran dalam hal apapun. Buat surat tersebut dengan bentuk semi block style dengan no surat 156/SR/IV/12.

3.      Bank BNI yang beralamat di jln Mataram km 15 Yogyakarta mengirimkan surat kepada PT Bukit Makmur Mandiri Utama yang beralamat di jalan Mangkubumi km 10 Yogyakarta, Telp (0274)448513 mengenai permintaan referensi  atas barang berupa 15 unit mesin diesel merk Quik tipe F300 dan 20 unit mesin pompa air merk Hunson tipe FX100 yang dipesan oleh CV Mankmur Abadi. Selama menjalin hubungan kerjasama sering terjadi keterlambatan dalam hal pembayaran bahkan masih banyak tanggungan yang belum dilunasi. Buat surat dengan bentuk Hanging Paragraf dengan no surat 04/ SR/IV/12.

4.      PT Bukit Makmur Mandiri Utama yang beralamat di jalan Mangkubumi km 10 Yogyakarta, Telp (0274)448513 mengirimkan surat kepada CV Makmur Abadi yang beralamat di jalan Cik Di Tiro km10, Yogyakarta yang isinya menerangkan bahwa belum bisa memenuhi permintaan pesanan kredit atas barang berupa 15 unit mesin diesel merk Quik tipe F300 dan 20 unit mesin pompa air merk Hunson tipe FX100 mengingat kondisi CV Makmur Abadi sedang bermasalah. Dan juga menerangkan bahwa untuk beberapa bulan kedepan jika sudah tidak bermasalah lagi dapat mengirimkan surat pembelian kredit. Buat surat dengan no 10/PP/III/12.

5.      CV Makmur Abadi yang beralamat di jalan Cik Di Tiro km10, Yogyakarta mengirimkan surat PT Bukit Makmur Mandiri Utama yang beralamat di jalan Mangkubumi km 10 Yogyakarta, Telp (0274)448513 mengenai pemesanan barang berupa barang berupa 15 unit mesin diesel merk Quik tipe F300 dan 20 unit mesin pompa air merk Hunson tipe FX100. Ia menerangkan bahwa pembayaran pelunasan selama 3bulan setelah pengiriman barang tetapi dalam hal ini belum dapat melunasi sehingga meminta tambahan jangka waktu pembayaran sampai tanggal 21 April 2012. Buat surat tersebut dalam bentuk fuul block dengan no surat 011/PPB/IV/12.

6.      PT Bukit Makmur Mandiri Utama yang beralamat di jalan Mangkubumi km 10 Yogyakarta, Telp (0274)448513 mengirimkan surat penagihan kepada CV Makmur Abadi yang beralamat di jalan Cik Di Tiro km10, Yogyakarta atas pesanan  kredit berupa 15 unit mesin diesel merk Quik tipe F300 dan 20 unit mesin pompa air merk Hunson tipe FX100. Ia meminta untuk segera melunasi pembayaran karena sudah melebihi waktu tempo pembayaran. Buat surat tersebut dalam bentuk hanging paragraph dengan no surat 021/PB/IV/12.


Pemandangan Alam Yang Indah



T2 "Tak Jodoh "
Cara Sukses Menjaga Hubungan Jarak Jauh
1. Komunikasi
Zaman sekarang semuanya sudah serba mudah. Walau beda benua banyak alternatif komunikasi yang bisa ditempuh. Selain telepon, dengan kecanggihan internet ngobrol lewat chatting bisa dilakukan. Mau kirim foto, sampai video semuanya serba mungkin. Apalagi biayanya juga jauh lebih murah. Tak ada lagi alasan untuk tak berkomunikasi. Ada keraguan, kecurigaan, atau perasaan lainnya, utarakan langsung pada sang kekasih. Jangan memendam dan menebak-nebak sendiri.
Tentang frekuensinya, sesuaikan dengan kegiatan masing-masing. Jangan sampai mengganggu dan membuat si dia kesal. Tapi disela-sela komunikasi elektronik, tak ada salahnya sekali-sekali diselingi dengan surat biasa lewat pos. Selain lebih personal, di surat biasa Anda bisa membubuhkan wewangian yang sering Anda gunakan sehingga menimbulkan perasaan nostalgia pada dirinya. Jika si dia rindu pada makanan rumah tak ada salahnya sekali-sekali mengirim masakan favorit dia. Tapi sebelum itu cek dulu dengan perusahaan pengiriman atau kantor pos tentang prosedur pengiriman makanan.
 

2. Buat kejutan

Kejutan seringkali menjadi penyegar suatu hubungan. Untuk yang jarak jauh bisa memanfaatkan jasa pengiriman. Sesekali mengirim bunga bisa menjadi penawar rindu yang romantis. Jika memang ada waktu yang cukup untuk liburan kejutkan dia dengan datang ke kotanya. Tapi ingat juga kesibukannya, jangan terlalu banyak menuntut waktunya. Jika memungkinkan, cari tahu dulu jadwal dia pada hari itu. Kunjungan Anda juga tak perlu lama-lama, yang penting perasaan rindu sudah terobati.

3. Tetapkan peraturan
Untuk menghindari salah paham dan hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya Anda menetapkan beberapa aturan dasar. Misalnya, berapa lama harus bertemu, apakah setiap hari harus menelepon, adakah hari khusus dimana Anda harus bertemu, serta berbagai aturan main lainnya.

4. Antisipasi segala kemungkinan
Namanya hubungan jarak jauh, faktor penghalang pasti banyak menghadang. Walaupun sudah buat rencana Anda harus selalu siap untuk kemungkinan terburuk. Misalnya ketika sudah janji bertemu, kekasih Anda ada meeting tiba-tiba. Atau bisa saja Anda tak bisa pergi bertemu dia karena sahabat perlu teman curhat setelah putus dari pacar.

5. Percaya dan Sabar
Ketika sudah berkomitmen untuk hubungan jarak jauh, kepercayaan pada pasangan sangat penting. Jika tak bisa percaya pada pasangan sebaiknya Anda berpikir dua kali sebelum menjalani hubungan jarak jauh. Anda bisa lelah sendiri disiksa kecurigaan dan karena tak bisa selalu mengawasi sang kekasih. Jika ada perasaan curiga atau gelisah, langsung ungkapkan kepadanya. Jangan dipendam sendiri dan berkembang menjadi masalah.
Keadaan emosi memang sulit dikontrol. Kadang kesal sedikit bisa jadi masalah. Khusus untuk pasangan jarak jauh, kesabaran adalah aspek yang penting. Seperti dilansir “lovearticle”, Rabu (21/9/2005), emosi pasangan pada hubungan jarak jauh lebih mudah meledak. Padahal seharusnya pasangan tersebut sangat menghargai saat-saat ketika mereka bertelepon atau bertemu.
Karena itu, jika timbul masalah sebaiknya coba bersabar dan jangan langsung meledak. Ingat, pertemuan dan komunikasi yang cukup sulit sebaiknya diisi dengan hal-hal yang menyenangkan supaya hubungan lebih mesra. Selalu akhiri pembicaraan dengan kata-kata yang manis.

6. Timbang baik dan buruknya
Tidak semua orang bisa menjalani hubungan jarak jauh dengan baik. Perlu banyak kesabaran dan usaha untuk melewati itu semua. Coba pertimbangkan positif dan negatif hubungan yang tengah dijalani. Apakah Anda dan pasangan bahagia? Apakah Anda lebih sering bertengkar daripada bermesraan? Apakah hubungan berubah menjadi buruk setelah kekasih pindah ke kota lain? Dan berbagai hal lainnya. Jika setelah ditimbang ternyata hal buruk lebih unggul, tak ada salahnya Anda berpikir dua kali untuk melanjutkan hubungan jarak jauh. Jangan tergesa-gesa mengakhiri hubungan, bicarakan dulu baikbaik dengan kekasih. Beri alasan dan argumen yang tepat. Pada akhirnya, akan sangat baik jika Anda dan pasangan bisa menemukan jalan keluar. Siapa tahu adanya perubahan malah akan membuat lebih mesra. Tapi jika tidak kenyataan pahit memang harus ditempuh. Lagian siapayang mau terus-terusan sedih dan menderita karena cinta.

7. Prediksi masa depan
Hubungan yang punya tujuan, pasti bikin Anda dan pasangan lebih semangat menjalaninya. Jika memang sudah saatnya tak ada salahnya menguatkan komitmen. Setidaknya jangan menghindar jika membicarakan hal tersebut. Suatu hubungan terutama jarak jauh perlu ‘iming-iming’ yang membuat Anda dan pasangan tetap kuat. Setidaknya ada sesuatu yang diharapkan dan dituju


Tips Diet Untuk Kuruskan Badan
1.      Kurangkan makan nasi & makanan berlemak.
2.      Melakukan ‘jogging’ atau berenang setiap hari.
3.      Jangan makan malam setelah jam 7 malam. Apabila pada malam hari melakukan makan malam yang berat menggandung karbohidrat tinggi karena akan menyebabkan tubuh menyimpan lemak yang tinggi pula.
4.      Turun 1 Kg sebulan secara tetap adalah lebih baik daripada turun berat badan secara drastik dan mendadak.
5.      Harus rajin diri melakukan senaman seperti Sit-up.
6.      Positifkan diri. Buatlah target badan yang realistik dan perancangan yang sesuai.
7.      Jangan memaksa diri mencapai perkara yang tidak logik dalam masa yang singkat.
8.      Jangan asyik menimbang berat badan. Anda akan kecewa jika masih tiada perubahan. Cara paling fleksibel ialah menimbang berat badan tidak lebih sekali dalam seminggu.
9.      Beri penghargaan untuk diri sendiri.
Dalam hal ini, untuk menurunkan berat badan janaglah mudah percaya dengan produk obat-obatan yang menawarkan bahwa obat tersebut dapat menurunkan berat badan dengan cepat. Disamping harga terlalu mahal, tetapi belum tentu mempunyai hasil positif bagi anda. Konsultasilah ke Dokter untuk mendapatkan keterangan yang lebih baik dan hasil yang maksimal.
Selamat Mencoba Tips Cantik Ini.. semoga berhasil
video raditya dika part1

Rabu, 18 April 2012

“Menyelenggarakan Rapat”

A.  PENDAHULUAN
Dalam suatu organisasi, rapat merupakan kegiatan rutin yang sering diselenggarakan oleh seorang sekertaris atau atasan kepada bawahannya. Alasan di adakannya rapat didasarkan atas tujuan yang akan dicapai dalam sebuah rapat tersebut. Apakah perlu menyelesaikan suatu masalah ?, mengambil keputusan ?, menginformasikan kepada suatu kelompok tentang suatu isu ?. dalam suatu rapat sering terjadi kegagalan yang disebabkan kurangnya perencanaan, oleh karenanya tujuan dalam suatu rapat itu sangat penting. Dalam hal ini, peserta rapat juga harus ditentukan sebelum melaksanakan rapat, dimana akan dilaksanakan rapat tersebut, dan kapan waktu pelaksanaan rapat.
Dalam hal ini, langkah penyelenggaraan rapat pemecahan masalah juga perlu direncanakan sebelum memulai rapat. Peserta dituntut untuk bisa mengenali masalah dan harus pula memiliki keahlian untuk memecahkan masalh tersebut. Dalam rapat pengambilan keputusan saat rapat berlangsung membutuhkan persiapan khusus. Bahkan sebelum diskusi dimulai, setiap orang yang terlibat perlu memahami proses pengambilan keputusan dan bagaimana keputusanakan diambil. Dalam mengadakan rapat harus mempunyai pedoman khusus untuk menjadikan rapat tersebut menjadi bermanfaat. Rapat diadakan sesuai waktu yang dibutuhkan dan jangan menyelenggarakan rapat jika tidak diperlukan.
Untuk hasil rapat yang baik diperlukannya pemikiran dan ide – ide yang cemerlang dari pesertab dalam memecahkan masalah dan sampai akhirnya pengambilan keputusan sesuai persetujuan para pesertanya. Disamping itu sebuah perencanaan perlu disiapkan terlebih dahulu sebelum dimulainya sebuah rapat, karena sebuah perencanaan sangat berpengaruh dalam hasil yang akan dicapai dalam rapat tersebut.

B.  JUDUL
“Menyelenggarakan Rapat”

C.  PEMBAHASAN
1.         Pengetian rapat dan seluk beluk rapat
Rapat adalah suatu tindakan atau proses berkumpul bersama dengan tujuan menegosiasikan urusan. Atau bias juga disebut dengan berkumpulnya orang dengan tujuan untuk membangun kepercayaan.
Alasan di adakannya rapat karena :
a.    Membutuhkan seluruh kelompok untuk memberikan informasi atau nasihat mengenai sebuah masalah
b.    Mengingatkan tim untuk berpartisipasi dalam pemecahan masalah atau pengambilan keputusan.
c.    Menghadapi masalah yang memerlukan masukan dari anggota-anggota kelompo klain yang memiliki perspektif dan agenda yang berbeda.
Jangan adakan rapat ketika :
a.    Topiknya adalah masalah kepegawaian yang lebih baik ditangani secara pribadi.
b.    Anda tak punya waktu untuk mempersiapkan.
c.    Metode lain dapat menjawab kebutuhan sama baiknya atau bahkan lebih baik.

2.         Jenis - jenis rapat
a.    Rapat empat mata. Ini adalah rapat dengan bawahan anda. Dimana anda memberikan umpanbalik yang keras atau membicarakan kenaikan gaji tahun depan.
b.    Rapat perusahaan lebih besar. Pada ekstrem yang lain adalah rapat pemegang saham, dimana CEO melaporkan aktivitas dan hasil perusahaan kepada sejumlah besar pemegang saham yang duduk di auditorium.

3.         Langkah- langkah menyelenggarakan rapat pemecahan masalah:
a.    Mencari tahu persepsi peserta tentang masalah tersebut.
b.    Sepakati rumus masalh tersebut.
c.    Diskusikan sudah berapa lama masalah tersebut berlangsung dan apa yang sedang terjadi sekarang.
d.   Tentukan apa penyebab timbulnya masalah tersebut menurut kelompok.
e.    Gambarkan konsekuensi yang mungkin terjadi jika masalah tersebut tidak dipecahkan.
f.     Galilah pilihan – pilihan untuk memecahkan masalah. Klarifikasikan keuntungan dan kelemahan dari setiap pilihan.
g.    Pilihlah metode paling efektif untuk menentukan pilihan. Pertimbangkanlah faktor – faktor kunci, seperti waktu, sumber daya, dana, nilai, dan lain – lain yang terlibat dalam pilihan tersebut.
h.    Raihlah persetujuan mutlak, atau paling tidak konsensus, tentang satu pilihan penanggulangan atau pengelolaan masalah.
Semua hal rapat bermula dari suatu tujuan. Mulailah persiapan rapat dengan mengidentifikasi tujuan rapat sepesifik mungkin. Apakah tujuan rapat tersebut untuk bertukar pendapat, menginformasikan, menggali ide, menyelesaikan masalah, menentukan tindakan, atau mengklarifikasikan peran dn tanggung jawab ? tujuan rapat merupakan kombinasi dari beberapa aktifitas tersebut. Setelah mengetahui tujuan dari rapat tersebut, selanjutnya untuk memikirkan sasarannya. Sebuah pertanyaan yang jelas mengenai tujuan rapat akan membimbing menuju langka selanjutnya, yaitu menyusun agenda.

4.         Siapa yang harus hadir dalam rapat
Dalam sebuah rapat siapakah yang perlu hadir ?
a.    Pengambil keputusan kunci dari masalah tersebut.
b.    Orang – orang yang memiliki informasi dan pengetahuan tentang topik terkait.
c.    Orang – orang yang memiliki komitmen, kepentingan, atau peran dalam masalah tersebut.
d.   Orang- orang yang perlu megetahui informasi yang di laporkan untuk dapat melakukan pekerjaan.
e.    Setiap orang yang diperlukan untuk mengimplementasikan keputusan yang diambil.

5.         Agenda penyusunan rapat.
Selanjutnya dalam penyusunan agenda sebuah rapat yang harus dimasukkan yaitu :
a.    Tujuan rapat yang dinyatakan dengan jelas.
b.    Hasil yang diharapkan.
c.    Kelompok apa yang mengikuti rapat atau siapa pesertanya.
d.   Waktu, tanggal, dan tempat.
e.    Durasi rapat.
f.     Siapa penyelenggara rapat.
g.    Apa peran setiap peserta dalam rapat.
h.    Tiap item agenda yang akan dibahas ( tentukan orang yang bertanggung jawab dan perkiraan alokasi waktu ).
i.      Bahan – bahan lain yang akan digunakan dalam persiapan.
Dalam penyusunan agenda lakukan dengan cermat. Susunlah agenda untuk menciptakan rapat yang dinamis. Pertama, carilah isu-isu yang memiliki hubungan logis atau saling berkaitan. Selanjutnya, pisahkan jenis-jenis isu pertaama dan bagilah informasi kemudian butlah keptusan dan terakhir pecahkan masalah. Jika dalam agenda tersebut terdapat hal yang rumit, bagilah hal-hal tersebut ke dalam berbagai bagian yang lebih kecil. Sediakan waktu untuk membahas hal – hal yang penting , tapi mulailah dengan hal yang mudah dahulu untuk mendapatkan momentum yang baik. Rencanakan untuk membahas masalah yang kreatif.
6.         Pembagian peran dalam rapat.
Dalam mempersiapkan rapat, pastikan sudah melaksanakan pembagian semua peran, dan tanggung jawab penting kepada setiap peserta. Satu orang mungkin mengisi beberapa peran tidak dipermasalakan. Peran – peran yang penting dalam rapat adalah :
a.    Pemimpin. Seorang pemimpin bisa atau mungkin juga tidak ikut dalam menjalankan rapat saat itu. Tapi tugas utamanya adalah, mengklarifikasikan tujuan, sasaran, batasan, dan lingkup otoritas rapat. Pemimpin juga bertanggung jawab atas tindak lanjut hasil rapat.
b.    Fasilitator. Memandu peserta dalam fase diskusi, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan dalam rapat. Fasilitator mungkin juga bertanggung jawab dalam penyediaan logistik sebelum maupun sesudah rapat.
c.    Notulis. Mencatat poin-poin penting, ide- ide, dan keputusan yang dihasilkan dari rapat. Notulis mungkin juga bertugas membuat catatan pascarapat.
d.   Kontributor. Berperan aktif dengan memberikan ide – ide serta membantu menjaga fokus diskusi.
e.    Pakar. Memberikan pemikiran ahli tentang isu tertentu jika diminta. Kontribusi pakar tersebut terhadap tim mungkin sebatas memberikan informasi yang dibutuhkan saja, kecuali dia adalah konstributor tretap dalam tim tersebut.

7.         Cara yang dilakuakan dalam pengambilan keputusan :
a.    Pengambilan keputusan berdasarkan suara mayoritas.
Menerima suara mayoritas adalah proses yang umum dipakai dalam rapat pengambilan keputusan.
Kelebihan:
1.    Suara mayoritas memberikan keputusan dalam waktu yang singkat.
2.    Cara yag diterima luas sebagai cara yang adil dalam membuat keputusan.
Kelemahan :
1.    Dalam voting terbuka,orang dipaksa menentukan pendapat tentang suatu di depan publik yang mungkin menempatkan nereka dalam situasi menang atau kalah.
2.    Orang yang kalah sering merasa suara mreka tidak didengar.
3.    Mungkin tidak ada dukungan penuh bagi keputusan yang dihasilkan.

b.   Pengambilan keputusan melalui konsensus kelompok.
Metode pengambilan keputusan dengan menggunakan konsensus kelompok sering dihindari karena sering terjadi kesalahpahaman tentang proses tersebut. Konsensus kelompok berarti mencapai keputusan yang bisa dipahami, didukung, dan diimplementasikan oleh semua orang. Anggota tertentu mungkin lebi menyukai pilihan ini, tapi konsensus yang murni diperoleh ketika semua anggota bersatu untuk melakukan rangkaian tindakan tertentu.
Kelebihan :
1.    Konsensus biasanya menghasilkan pemahaman penuh dari semua peserta tentang keputusan yang diambil beserta implikasinya.
2.    Peluang untuk meraih dukungan dari semua pihak semakin besar.
Kelemahan :
1.    Konsensus sering kali sulit dicapai, terutama jika kelompok tidak familiar dengan proses tersebut.
2.    Konsensus biasanya membutuhkan lebih banyak waktu ketimbang proses pengambilan keputusan yang lain 
3.    Kadang – kadang tidak ada konsensus yang bisa dicapai, dan hal ini akhirnya menghambat pengambilan keputusan.

c.    Pengambilan keputusan berdasarkan Pemimpin
Dalam beberapa hal, pengambilan keputusan oleh pemimpin sama dengan suara mayoritas karena pemimpin perlu mendengarkkan pendapat peserta dan biasanya cenderung untuk menyetujui pendapat mayoritas.
Kelebihan :
1.    Ini adalah pendekatan tercepat untuk mengambi lkeputusan. Ketika waktu yang tersedia hanya sedikit atau saat menghadapi krisis, cara ini mungkin adalah cara terbaik.
2.    Jika seluruh peserta rapat mengerti bahwa sang pimpinanlah yang mengambil keputusan tersebut jika mereka menghormati sang pemimpin.
Kekurangan :
1.    Peserta rapat mungkin merasa bahwa pandangan mereka diabaikan, terutama jika mereka belum diberi kesempatan untuk mengemukakan ide mereka.
2.    Kemungkinan para peserta akan menyetujui keputusan lebih kecil dari pada ketika menggunakan pendekatan yang lain.


D.  PENUTUP
1.      Kesimpulan
Rapat merupakan suatu tindakan atau proses berkumpul bersama dengan tujuan menegosiasikan urusan dalam suatu organisasi. Atau juga bisa disebut dengan berkumpulnya orang dengan tujuan untuk membangun kepercayaan. Dalam hal ini sekertaris bertugas penuh dalam mempersiapkan rapat tersebut. Dalam suatu rapat tersebut harus dipelajari tentang bagaimana proses pemecahan masalah beserta proses pengambilan keputusan.
Sebelum mengadakan rapat memang banyak hal yang harus dipersiapkan yaitu seperti agenda rapat, waktu dan tempat berlangsungnya rapat sampai siapa saja yang akan diundang dalam rapat tersebut dan peran apa saja yang dibagikan kepada semua peserta rapat tersebut.. Selain itu, tujuan diadakannya rapat juga harus dimiliki sebelum mengadakan rapat. Rapat akan berhasil jika melaui prosedur – prosedur yang baik, karena rapat yang berhasil memang memerlukan pemikiran dan perencanaan yang baik juga.

2.      Daftar Pustaka
Morgan, Nick.2008.Menyelenggarakan Rapat.Jakarta.Erlangga